Osaka, 11 Juni 2025 – Dalam rangkaian Japan Trade Mission yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI dan ITPC Osaka, CEO PT Prima Khatulistiwa Sinergi, Bapak Alexander, resmi menandatangani MoU bersama Takafuji Co., Ltd (Prefektur Oita, Jepang). Penandatanganan ini menegaskan komitmen bersama untuk memperluas peluang bisnis energi terbarukan di Indonesia, khususnya dalam penyediaan dan hilirisasi biomassa.
Acara yang digelar di Ballroom Centara Grand Hotel Osaka turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan Roro Esti, Konsul Jenderal John Bustami, Sekjen ASEAN-Japan Center Kunihiko Hirabayashi, Kepala ITPC Osaka Didit Suryo, serta delegasi KADIN Indonesia dan KADIN Osaka. Forum bertajuk “Memperkuat Sinergi: Kerjasama Ekonomi Indonesia–Jepang di Era Ekonomi Baru” ini menghadirkan 27 perusahaan Indonesia dari sektor makanan, fashion, furniture, hingga energi terbarukan.
Tentang Takafuji Co., Ltd
Takafuji berdiri sejak 1989 dengan spesialisasi di bidang pembangunan fasilitas industri, pengolahan limbah, energi terbarukan, serta pertanian modern. Saat ini mereka mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm)—sebagian menggunakan cangkang sawit impor dari Indonesia.
Ruang Lingkup Kerjasama
MoU ini meliputi:
Sejak 2023, PT Prima dan Takafuji telah menjalin kerja sama. Melalui MoU ini, kedua pihak akan mempercepat langkah strategis seperti transfer teknologi dan peningkatan nilai tambah produk biomassa.
Wakil Menteri Perdagangan Roro Esti menyampaikan dukungan pemerintah terhadap kolaborasi seperti ini: “Indonesia dan Jepang memiliki fondasi strategis untuk meningkatkan kerja sama bisnis, khususnya investasi energi dan ekspor produk unggulan,” ujarnya.
Selain penandatangan MoU PT Prima–Takafuji, sejumlah perusahaan Indonesia lainnya juga menjalin kemitraan strategis di sektor makanan, mode, dan industri kreatif dengan mitra Jepang, dengan potensi nilai transaksi mencapai jutaan dolar AS.
Setelah MoU, Bapak Alexander melanjutkan kunjungan ke Kantor Pusat Takafuji di Prefektur Oita, Kyushu. Agenda kunjungan mencakup peninjauan PLTBm yang sebagian berbahan bakar cangkang sawit, fasilitas pengolahan limbah domestik, dan perkebunan paprika serta tomat yang menggunakan sistem energi panas bumi.
Mr. Takahiko Sato, CEO Takafuji Co., Ltd, meyakini kolaborasi ini akan memperkuat kedua pihak dan meningkatkan volume transaksi bilateral. Ia mengatakan, “Investasi kami akan difokuskan pada energi terbarukan dan agrikultur modern di Indonesia, sejalan dengan strategi nasional ketahanan pangan dan energi. Pasar domestik Indonesia sangat potensial karena populasi dan permintaan internalnya yang besar.”
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan posisi PT Prima Khatulistiwa Sinergi sebagai pionir energi berbasis biomassa dan renewable energy asset di Indonesia—siap menjawab tantangan masa depan sekaligus memperkokoh hubungan dagang bilateral antara Indonesia dan Jepang.