PLTS rootop

PLTS Rooftop Residential

Instalasi PLTS Rooftop Residensial

Image by Prima

PLTS rootop

Lokasi: Pekanbaru, Riau
Type: Residensial (Rumah Pribadi)
Kapasitas: 3,600 wp (3.6 kWp)
System: On-grid
Panel: Longi Solar (@450wp)
Inverter: Huawei
Instalasi: November 2021

Produksi Listrik: 4,464 kWh/Tahun
Pengurangan Emisi Karbon: 3,031kg
Setara Menanam: 97 Pohon

Instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Rooftop Residensial atau rumah pribadi semakin banyak diminati oleh masyarakat sebagai solusi untuk mengurangi biaya tagihan listrik dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu contoh instalasi PLTS rooftop residensial yang berhasil dilakukan berlokasi di Pekanbaru, Riau pada November 2021 dengan kapasitas 3,600 wp atau setara dengan 3.6 kWp.

Sistem yang digunakan dalam instalasi PLTS rooftop ini adalah sistem on-grid, artinya sistem PLTS ini terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN, sehingga energi yang dihasilkan oleh PLTS rooftop dapat digunakan secara langsung oleh rumah tersebut atau dialirkan kembali ke jaringan PLN sebagai sumber energi alternatif. Panel surya yang digunakan adalah Longi Solar dengan daya 450 wp dan inverter yang digunakan adalah Huawei.

Hasil dari instalasi PLTS rooftop residensial ini terbukti sangat menguntungkan, selain mengurangi biaya tagihan listrik, penggunaan PLTS rooftop juga mampu meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Berdasarkan data yang diperoleh, produksi listrik yang dihasilkan oleh PLTS rooftop tersebut adalah sebanyak 4,464 kWh per tahun. Selain itu, pengurangan emisi karbon dari penggunaan PLTS rooftop sebanyak 3,031kg, setara dengan menanam 97 pohon.

Pada umumnya, setelah penggunaan normal, konsumen dapat merasakan penghematan listrik hingga 30% dibandingkan dengan penggunaan listrik dari sumber energi listrik PLN. Meskipun harga awal investasi PLTS rooftop tergolong tinggi, namun dalam jangka panjang biaya investasi akan terbayar karena penghematan tagihan listrik dan kenyamanan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Instalasi PLTS rooftop residensial semakin diminati oleh masyarakat sebagai solusi untuk mengurangi biaya tagihan listrik dan mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon. Namun, sebelum melakukan instalasi PLTS rooftop, diperlukan analisis terhadap kapasitas dan kebutuhan listrik rumah, serta pemilihan panel surya dan inverter yang sesuai agar hasil yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

More News

PLTS rootop UIN

PLTS Rooftop UIN Suska Riau

Instalasi PLTS Rooftop UIN SUSKA RIAU

Image by Prima

PLTS rootop UIN

Lokasi: Pekanbaru, Riau
Type: Universitas (Skala Lab)
Kapasitas: 3,600 wp (3.6 kWp)
System: On-grid
Panel: Longi Solar (@450wp)
Inverter: Huawei
Instalasi: Desember 2021

Produksi Listrik: 4,464 kWh/Tahun
Pengurangan Emisi Karbon: 3,031kg
Setara Menanam: 97 Pohon

Penggunaan energi terbarukan semakin menjadi sorotan di Indonesia. Berbagai institusi dan rumah tangga mulai memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk memenuhi kebutuhan energi. Salah satu contoh pemanfaatan energi terbarukan adalah instalasi PLTS rooftop yang semakin banyak digunakan sebagai solusi untuk mengurangi biaya tagihan listrik dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau juga mulai memanfaatkan PLTS rooftop di kampusnya. Instalasi PLTS rooftop di UIN SUSKA Riau berlokasi di Pekanbaru dan dipasang pada bulan Desember 2021. PLTS rooftop ini memiliki kapasitas 3,600 wp atau setara dengan 3.6 kWp dengan sistem on-grid. Sistem on-grid ini memungkinkan energi yang dihasilkan oleh PLTS rooftop dapat digunakan secara langsung oleh kampus atau dialirkan kembali ke jaringan PLN sebagai sumber energi alternatif.

Panel surya yang digunakan pada instalasi PLTS rooftop UIN SUSKA Riau adalah Longi Solar dengan daya 450 wp dan inverter yang digunakan adalah Huawei. Selain rangkaian panel surya, beberapa peralatan lain seperti alat-alat ukur juga termasuk dalam paket pengerjaan untuk keperluan praktikum dan study mahasiswa di Universitas.

Hasil dari instalasi PLTS rooftop UIN SUSKA Riau ini juga terbukti sangat menguntungkan. Selain mengurangi biaya tagihan listrik, penggunaan PLTS rooftop juga mampu meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Berdasarkan data yang diperoleh, produksi listrik yang dihasilkan oleh PLTS rooftop tersebut adalah sebanyak 4,464 kWh per tahun. Selain itu, pengurangan emisi karbon dari penggunaan PLTS rooftop sebanyak 3,031kg, setara dengan menanam 97 pohon.

Pemanfaatan PLTS rooftop di UIN SUSKA Riau menjadi salah satu upaya kampus untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan memanfaatkan energi terbarukan. Diharapkan, pemanfaatan energi terbarukan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang semakin menipis. Sebelum melakukan instalasi PLTS rooftop, diperlukan analisis terhadap kapasitas dan kebutuhan listrik kampus, serta pemilihan panel surya dan inverter yang sesuai agar hasil yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

 

More News